Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

KERAJINAN UMKM

Administrator 26 Juli 2024 Dibaca 596 Kali
KERAJINAN UMKM

PANDE BESI/TUKANG BESI,

Tukang besi atau pande besi adalah orang yang pekerjaannya membuat alat-alat dari besi atau baja, seperti alat-alat bertani: cangkul, arit, bendho, bapang, kapak, pisau dll. maupun senjata-senjata. Seorang tukang besi secara tradisional biasanya bertempat di dekat pasar pasar umum atau pasar hewan, tempat berkumpulnya para petani di desa.

 

Untuk memanaskan besi, digunakan perapian, baik dari arang kayu jati atau kayu keras lainnya, supaya panas yang dihasilkan bisa maksimal. Untuk alas ketika akan membentuk besi, digunakan paron. Selain membuat alat, seorang pandai besi juga dapat mengasah alat yang lama supaya tajam kembali.

 

TEDUNG SUNANTAYA,

 

Tedung merupakan pelengkap upacara yang berbentuk seperti payung, sebagai salah satu jenis perangkat upacara yadnya keagamaan yang khusus digunakan di Bali. Tedung memiliki beberapa bentuk, ukuran, warna, fungsi dan istilah yang beragam.

 

KERAJINAN GITAR LISTRIK & AKUSTIK,

 

Sunarta adalah seniman ukir yang kini bekerja sebagai pembuat gitar. Semua gitarnya diproduksi di rumahnya di Banjar Dukuh, Desa Penebel, Kabupaten Tabanan. gitar bermotif ukiran ornamen khas Bali memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar alat musik berdawai itu. “Memang jadi produk unggulan (motif ukiran). Saat di Pesta Kesenian Bali tahun 2014, gitar saya dibeli orang Belanda dan Prancis,” Nama Divart dipilih menjadi merek karena terdiri atas dua kata yang berkesan baginya. “Div bahasa Sanskerta artinya sinar dan art dari bahasa Inggris, berarti seni,”

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

74.7% Realisasi

APBDes 2025 Pelaksanaan

Rp 3.906.942.923,24 Rp 2.917.709.978,03
Pendapatan 72.96%
Realisasi: Rp 2.343.316.696,41 Anggaran: Rp 3.211.910.500,00
Belanja 84.92%
Realisasi: Rp 679.444.570,00 Anggaran: Rp 800.083.711,62
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp -105.051.288,38 Anggaran: Rp -105.051.288,38
73% Realisasi

APBDes 2025 Pendapatan

Rp 3.211.910.500,00 Rp 2.343.316.696,41
Hasil Usaha Desa 37.5%
Realisasi: Rp 2.250.000,00 Anggaran: Rp 6.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa 4.37%
Realisasi: Rp 174.878,00 Anggaran: Rp 4.005.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 905.135.000,00 Anggaran: Rp 905.135.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 78.68%
Realisasi: Rp 224.920.000,00 Anggaran: Rp 285.875.000,00
Alokasi Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 777.014.000,00 Anggaran: Rp 777.014.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 99.17%
Realisasi: Rp 107.100.000,00 Anggaran: Rp 108.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 18.78%
Realisasi: Rp 185.107.500,00 Anggaran: Rp 985.854.500,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa 100%
Realisasi: Rp 14.013.000,00 Anggaran: Rp 14.013.000,00
Bunga Bank 131.77%
Realisasi: Rp 6.588.318,41 Anggaran: Rp 5.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 100%
Realisasi: Rp 121.014.000,00 Anggaran: Rp 121.014.000,00
84.9% Realisasi

APBDes 2025 Pembelanjaan

Rp 800.083.711,62 Rp 679.444.570,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 81.15%
Realisasi: Rp 56.516.070,00 Anggaran: Rp 69.642.101,62
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 83.73%
Realisasi: Rp 543.922.500,00 Anggaran: Rp 649.607.110,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 96.48%
Realisasi: Rp 43.206.000,00 Anggaran: Rp 44.781.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 93.06%
Realisasi: Rp 3.400.000,00 Anggaran: Rp 3.653.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 100%
Realisasi: Rp 32.400.000,00 Anggaran: Rp 32.400.000,00